MAMUJU — Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, membuka langsung kegiatan peluncuran yang digelar Kamis (8/10/2026). Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat diwakili Agen Kehumasan, Takdira, bersama agen kehumasan perangkat daerah lain di lingkup Pemprov Sulbar.
Keikutsertaan agen kehumasan Dinas Pangan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan integrasi komunikasi publik antar-OPD. Lewat SIPAINGARANG, pengelolaan publikasi kegiatan dan program perangkat daerah diharapkan berjalan lebih terarah, terkoordinasi, dan sesuai kebutuhan informasi masyarakat.
Apa Itu SIPAINGARANG dan Mengapa Dibuat?
Ridwan menjelaskan SIPAINGARANG merupakan langkah pembaruan dalam tata kelola kehumasan pemerintah daerah. Kerja kehumasan tidak lagi sebatas membuat dan memublikasikan berita, tetapi mencakup pengumpulan data, pengelolaan informasi, koordinasi antar-OPD, hingga penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
Ia menegaskan DiskominfoSS sebagai leading sector komunikasi publik membutuhkan dukungan seluruh perangkat daerah. Alasannya, sumber data dan informasi program pemerintah tersebar di masing-masing OPD.
“Tentu tupoksi DiskominfoSS adalah mengelola informasi, tetapi kita butuh kebersamaan dengan OPD karena sumber data dan informasi itu sendiri, terutama dalam mengedukasi publik, menyebarluaskan program pimpinan dan men-counter isu-isu yang mungkin kurang tepat yang berkembang di masyarakat, terutama di media sosial,” kata Ridwan.
Menurutnya, SIPAINGARANG memungkinkan proses kerja kehumasan dipantau dan dikelola lebih teratur. Pengelolaan informasi tidak hanya berorientasi pada hasil akhir berupa publikasi, tetapi juga memastikan setiap tahapan kerja berjalan terkoordinasi.
“Kalau selama ini kan kita hanya posting-posting berita. Nah, sekarang dengan SIPAINGARANG bukan hanya postingannya yang kita pantau, tetapi prosesnya juga kita kendalikan supaya teratur,” ujarnya.
Inisiasi dari Aksi Perubahan PKA, Dorong Kolaborasi Lintas OPD
Kepala Bidang Komunikasi dan Publikasi Media (KPM) DiskominfoSS Sulbar, Dian Afrianty, menjelaskan SIPAINGARANG diinisiasi sebagai bagian dari Aksi Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA). Tujuannya memperkuat tata kelola komunikasi publik di lingkungan Pemprov Sulbar.
Selama ini penyampaian informasi pemerintah masih cenderung berjalan sektoral sehingga integrasi informasi antarperangkat daerah belum optimal. Melalui SIPAINGARANG, DiskominfoSS mendorong kolaborasi lebih kuat antara pengelola komunikasi publik tingkat provinsi dan agen kehumasan pada masing-masing OPD.
“SIPAINGARANG diharapkan dapat menjadi instrumen kolaborasi antara DiskominfoSS dan perangkat daerah dalam mengelola serta menyebarluaskan informasi pemerintah secara cepat, akurat, konsisten dan terukur,” jelas Dian.
Sistem tersebut juga diarahkan mendukung penyebarluasan informasi program Panca Daya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Agen kehumasan OPD memiliki peran strategis menyediakan informasi valid sekaligus memastikan program dan kebijakan pemerintah tersampaikan kepada masyarakat secara tepat.
“Informasi program dan kebijakan pemerintah, khususnya Panca Daya, dapat disampaikan secara cepat, akurat, konsisten dan mudah dipahami,” ujarnya.
Dinas Pangan Sambut Baik, Fokus Ketahanan Pangan
Kepala Dinas Pangan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Suyuti Marzuki, menyambut baik peluncuran SIPAINGARANG sebagai langkah penguatan tata kelola komunikasi publik. Penerapan sistem tersebut dinilai menjadi peluang bagi setiap perangkat daerah meningkatkan koordinasi dan kualitas penyampaian informasi program serta kegiatan kepada masyarakat.
Suyuti menegaskan Dinas Pangan Daerah mendukung penguatan tata kelola kehumasan yang lebih terintegrasi, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi.
“Melalui peran agen kehumasan, informasi mengenai program dan kegiatan Dinas Pangan diharapkan dapat disampaikan secara cepat, akurat, dan mudah dipahami masyarakat. Upaya ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penyebarluasan informasi pembangunan daerah, khususnya program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan pelaksanaan Panca Daya,” ujarnya.
Peluncuran SIPAINGARANG sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mewujudkan Panca Daya, khususnya penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Penyebarluasan informasi program dan kebijakan pemerintah diharapkan semakin terkoordinasi sehingga masyarakat memperoleh informasi cepat, akurat, dan mudah dipahami.