MAMUJU — Sejumlah karateka dari berbagai wilayah ambil bagian dalam Kejuaraan Karate Piala Panglima TNI Tahun 2026 yang digelar di GOR Manakarra, Mamuju. Selain kategori umum dan festival, panitia menyiapkan kategori khusus yang mempertemukan atlet dari lingkungan TNI dan Polri. Ajang ini menjadi salah satu rangkaian pembinaan atlet daerah di Sulawesi Barat.
Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, 9-11 Oktober 2026. Peserta terbagi ke dalam tiga kategori yang sudah ditetapkan panitia penyelenggara. Kategori umum terbuka bagi karateka dari berbagai daerah, sementara kategori festival memberi ruang bagi atlet pemula untuk unjuk kemampuan.
Kategori khusus TNI-Polri mempertemukan personel dari kedua institusi. Kehadiran kategori ini memperlihatkan keterlibatan langsung aparat keamanan dalam pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menyampaikan harapannya agar kejuaraan tidak berhenti pada perburuan medali. Menurut dia, nilai yang ditanamkan lewat karate jauh lebih penting bagi pembentukan pribadi anak muda.
"Ini wujud pengabdian TNI dalam rangka memajukan prestasi atlet kita dan sekaligus juga menanamkan nilai-nilai dan pendalaman nilai karakter," jelas SDK.
Gubernur menekankan bahwa generasi muda Sulawesi Barat perlu memiliki daya juang tinggi untuk menghadapi persaingan yang makin ketat. Karate dinilainya sebagai salah satu jalur efektif untuk menumbuhkan sikap tersebut.
"Rasa juang, anak-anak muda kita harus memiliki nilai-nilai juang yang tinggi di tengah persaingan global yang semakin kencang," ujarnya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menyatakan dukungan terhadap pembinaan atlet daerah. Suhardi Duka berharap talenta-talenta lokal mampu bersaing dan meraih prestasi di ajang ini.
"Nah salah satu lewat karate ini dan TNI sudah melakukan ini, tentu kita Pemprov mensupport semaksimal mungkin, kemudian juga talenta-talenta Sulawesi Barat Insya Allah bisa menjuarai, bisa mengambil piala TNI ini," ujarnya.
Dukungan Pemprov menyasar pembinaan berkelanjutan agar atlet Sulawesi Barat tidak hanya bersinar di level daerah, tetapi juga mampu menembus kompetisi yang lebih tinggi.
Pertandingan berlanjut hingga 11 Oktober 2026 dengan jadwal babak penyisihan dan final di GOR Manakarra. Panitia menargetkan kejuaraan berjalan lancar dan menghasilkan atlet-atlet potensial dari tiap kategori.
Bagi Sulawesi Barat, kejuaraan ini menjadi tolok ukur kesiapan atlet daerah menghadapi kompetisi tingkat nasional. Hasil dari tiga hari pertandingan akan menjadi bahan evaluasi pembinaan berikutnya.